Riwayat Hz Ahmad as
Makna hakiki
Mencari Makna Hakiki Kebahagiaan Rohani Melalui Samudra Al-Fatihah
oleh : Hdh. Mirza Ghulam Ahmad as.
“...orang-orang yang beriman kepada kabar berita Alquran serta janji-janjinya dan mereka menolak kepada perkara yang bertentangan dengannya, mereka itulah orang-orang mukmin sejati dan mereka itulah orang-orang yang Allah telah menunjuki hati mereka serta merekalah orang-orang yang mendapat petunjuk”
Sesungguhnya Al-Fatihah itu cukup untuk kebahagiaan [hati] orang yang mencari kebenaran, dan dia tidak akan lewat di hadapan kita seperti orang-orang yang menyombongkan diri.
Maka, sesungguhnya, Allah swt. telah menyinggung di dalam surat Al-Fatihah itu, tiga golongan dari orang-orang yang telah berlalu sebelum kamu.
Adapun ketiga golongan itu adalah:
- Golongan mereka yang telah diberi nikmat
- Golongan mereka yang dimurkai
- Golongan mereka yang sesat.
Kemudian Dia telah menjadikan umat ini sebagai golongan yang 'keempat', dan surah Al-Fatihah telah mengisyaratkan bahwa golongan 'keempat' itu akan menjadi ahli waris dari ke tiga golongan itu. Yakni, bisa menjadi ahll waris dari mereka yang telah diberi nikmat atau ahli waris dari mereka yang dimurkai atau bahkan menjadi ahli waris dari mereka yang sesat, yaitu orang-orang Nashrani.
Dan orang-orang yang menyerahkan diri mereka kepada Tuhannya, telah diperintahkan supaya mereka memohon agar Dia menjadikan mereka termasuk dari golongan yang 'pertama'. Dan tidak menjadikan mereka termasuk dari golongan orang-orang yang dimurkai dan tidak juga dari golongan mereka yang sesat, yang menyembah Isa dan menyekutukan Tuhan.
Dalam kondisi ini, ada tiga kabar ghaib untuk orang-orang yang diberi anugerah firasat. Maka ketika telah tiba waktu kabar ghaib ini, Allah memulai dari 'orang-orang sesat' (Adh-dhâllîna) seperti yang kalian saksikan.
Maka orang-orang Kristen telah keluar dari rumah-rumah mereka dengan kekuatan yang pincang. Mereka turun dan tempat-tempat yang tinggi Bumi diguncang seguncang-guncangnya, dan ia akan mengeluarkan beban berat yang dikandungnya.
Dan, orang-orang Kristen akan lebih banyak jumlahnya dari orangorang Islam, seperti yang kalian saksikan sekarang. Kemudian tibalah saat [penggenapan] kabar gaaib yang 'kedua', yakni waktu keluarnya golongan orangorang yang dimurkai atas mereka, seperti yang telah Tuhan janjikan. Maka segolongan dari orang-orang Islam telah mengikuti jalan hidup orang-orangYahudi, orang-orang yang Allah benci atas mereka.
Dan jadilah hawa nafsu mereka seperti hawa nafsu Yahudi, pikiran mereka seperti pikiran Yahudi, ria mereka seperti ria Yahudi, permusuhan mereka seperti permusuhan Yahudi, pembangkangan mereka seperti pembangkangan Yahudi, bicara dusta dan bermental vandalis, aniaya serta berlaku sombong, suka mengalirkan darah tanpa [dasar] kebenaran, diri mereka dipenuhi kekikiran dan kebakhilan serta hasud, dan mereka ditimpa kehinaan.
Mutiara berserakan
LEMBARAN MALFUZAAT
Kutipan Sabda-sabda Hz.Mirza Ghulam Ahmad, Imam Mahdi & Masih mauud as.
NASIHAT BERKENAAN DENGAN TAKWA
Untuk kebaikan Jemaatku, hal yang sangat penting adalah agar di berikan nasihat berkenaan dengan takwa. Sebab menurut orang yang berakal hal ini adalah nyata bahwa Allah Ta’ala tidak akan ridho/ senang terhadap suatu apapun selain dari pada takwa. Allah Ta’ala berfirman:
Innalloha maallazynat-taqauw walazyna hum-muhsinuwn—[Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-oarang yang yang berbuat kebajikan] (An-Nahl:129)
Bagi Jemaat Ahmadiyah Secara Khusus Diperlukan Takwa
Bagi Jemaat kita secara Khusus diperlukan takwa. Khususnya dengan anggapan bahwa ia telah menjalin hubungan dengan seorang yang telah menyatakan diri sebagai rasul serta masuk didalam ikatan baiatnya, supaya mereka orang-orang yang sebelumnya tenggelam di dalam kedengkian, kebencian dan kemusyrikan atau yang benar-benar telah berkiblat kepada dunia, berhasil memperoleh keselamatan dari segala musibah itu.
Saudara-saudara mengetahui bahwa jika ada orang yang sakit – tidak peduli apakah sakit ringan atau berat – lalu penyakit itu tidak di obati serta tidak di lakukan usaha gigih untuk menyembuhkannya, maka orang yang sakit itu tidak akan sembuh.
Jika sebuah noda hitam timbul di wajah, maka timbul kerisauan, jangan-jangan noda iti semakin berkembang sehingga membuat seluruh wajah menjadi hitam. Demikianlah halnya bahwa dosa merupakan sebuah noda hitam di dalam hati. Kemalasan-kemalasan kecil (kecendrungan untuk bersenang-senang) dapat berkembang menjadi besar. Hal-hal kecil seperti itulah merupakan noda yang berkembang sehingga akhirnya ia menghitamkan sebuah wajah.
Allah Ta’ala Mahapengasih dan Maha penyayang. Demikian pula ia Mahaperkasa dalam menampakkan murka-Nya serta mengadakan pembalasan. Dia melihat sebuah Jemaat di dalam pengakuan dan omong-kosong mereka terdapat segala sesuatu, sedangkan amalan mereka tidak demikian, maka amarah dan murka-Nya akan meluap. Lalu untuk menghukum Jemaat seperti itu Dia mengajukan orang-orang kafir.
Orang-orang yang tahu sejarah mengetahui bahwa beberapa kali orang islam di kalahkan oleh orang-orang kafir. Misalnya, Jhengis khan dan Halako khan telah membinasakan oran-orang islam. Padahal Allah Ta’ala telah menjadikan dukungan dan pertolongan bagi orang-orang islam, namun tetap saja orang-orang islam kalah. Peristiwa-pristiwa seperti itu kadang –kadang terjadi. Penyebabnya adalah, tatkala Allah taala melihat bahwa memang mereka menyebutkan ‘Laa ilaha illallah’ namun hati merka berpaling ke tempat lain serta tidak tunduk mereka benar-benar mengarah kepada keduniawian, maka murka-Nya akan menampakkan diri. (Pidato pertama Hz. Masih Mauud as. pd Jalsah Salanah 25 Des.1897 / Malfuzaat jld.1, h.10-11)
Jubelium Khilafah Islam Ahmadiyah
Ahmadiyah merupakan organisasi Islam satu-satunya di dunia yang telah menjalankan sistem Khilafat di dalamnya. Organisasi yang didirikan pada tahun 1889 oleh Hadrat Mirza Ghulam Ahmad yang merupakan Imam akhir zaman yang dijanjikan, Imam Mahdi yang turun pada akhir zaman. Tujuan Jemaat Ahmadiyah ini hanya satu yaitu mengangkat kembali nilai-nilai Islam asli yang telah banyak terinteferensi oleh kebudayaan-kebudyaan di dunia. Sebagai organisasi religi, Ahmadiyah sama sekali tidak bermain di dunia politik karena dunia politik merupakan hal keduniaan, namun bagi Ahmadi (sebutan bagi anggota Ahmadiyah) tidak ada larangan sebagai pribadi untuk menggeluti dunia politik selama tidak membawa bendera Jemaat Ahmadiyah. Hingga saat ini Jemaat Ahmadiyah ini telah berkembang di 190 negara di seluruh dunia. Bukti kongkrit yang telah dilakukan oleh Jemaat Ahmadiyah dalam penyebaran agama Islam di seluruh dunia yaitu dengan menterjemahkan kitab suci Al-Quran kedalam berbagai bahasa di dunia, bahkan sampai menterjemahkan ke berbagai bahasa daerah di Indonesia. Dan juga Ahmadiyah telah memiliki sebuah stasiun televisi internasional yang bernama Muslim Television Ahmadiyya (MTA) yang mengudara sejak awal 1990-an . Stasiun televisi ini berisikan khutbah-khutbah dan kegiatan Jemaat Ahmadiyah di seluruh dunia guna menyebarkan Islam ke seluruh penjuru dunia dan perlu diketahui juga stasiun televisi ini mengudara selama 24/7 tanpa ada iklan.
Kembali ke peringatan 100 tahun Khilafat Ahmadiyah, 27 Mei 2008 sekitar pukul 12:00 GMT atau skitar pukul 7 malam waktu bagian barat waktu Indnesia, Khalifah kelima Jemaat Ahmadiyah, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad a.t.b.a, menyampaikan pesan yang dapat di-download disini (dalam bahasa Inggris). Inti dari pesan tersebut adalah kepada seluruh Ahmadi di dunia untuk tetap menjaga keimanannya sebesar apa pun cobaan yang menghadang dan menggoyang keimanan para Ahmadi, dan bagaimana pun juga Jemaat Ahmadiyah ini adalah jemaat dari Alaah Ta’ala sehingga apa pun yang terjadi, Allah Ta’ala akan terus selalu menjaganya. Pesan tersebut disampaikan secara langsung pada dari Gedung EXCEL Center, London, Inggris, melalui MTA ke seluruh dunia.
Cobaan yang sedang terjadi khususnya di negara Indonesia, merupakan sebuah ujian bagi keimanan Ahmadi. Karena perbedaan tafsir dan kurangnya pemahaman pada Al-Quran, maka oknum-oknum yang mengatas namakan Islam melakukan penyerangan secara brutal, padahal Islam sendiri tidak pernah mengajarkan hal-hal seperti itu, karena Islam adalah rahmat bagi seluruh alam yang artinya dimana Islam itu ada, lingkungan disekitarnya akan terasa kedamaian dan ketentraman bagi siapa pun tidak memandang suku, bangsa, agama, golongan, gender, bahkan benda apa pun itu akan merasakan sejuknya perdamaian.
Mungkin setelah baca tulisan ini, ada beberapa orang yang akan mengatakan sesat, namun perlu disadari bahwa sesatnya seseorang bukan manusialah yang menentukan karena pengetahuan manusia itu sangatlah terbatas dan hal yang berkaitan dengan kesesatan seseorang / golongan hanyalah Allah Ta’ala yang mengetahuinya. Dan perlu dipahami pula arus mainstream tidaklah selalu benar, jika memahami kisah para nabi terdahulu hingga masa Nabi Besar Muhammad s.a.w., para Nabi dan Sahabat pada awalnya merupakan golongan minoritas dan Mereka selalu mendapat tekanan, hinaan, caci dan makian, dan sebagainya, namun Mereka tetap teguh atas keimanan Mereka hingga akhirnya mencapai kemenangan. Karna itulah kembalikanlah segala sesuatunya kepada Al-Quran dan Hadist, bukan kepada hasil kesepakatan sekumpulan manusia.
100 Tahun Khilafat Ahmadiyah ( 1908 ~ 2008 )
Simpati
Simpati Untuk Ahmadiyah
Aksi massa itu di motori oleh Habib Abdul Rahman Assegaf mengatas namakan Gerakan Umat Islam Indonesia (GUII). Mereka datang dan mengajak bertobat pengikut Ahmadiyah.... Dimanakah kebebasan beragama itu? Sudah hilangkah di negeri ini? Mana negeriku yang terkenal dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika itu? Mengapa masih ada intimidasi pada kelompok kecil yang minoritas?
Menangislah ibu pertiwiku... Ah kasihan Jamaat Ahmadiyah, di mana-mana di seluruh Indonesia mengalami kekerasan dan intimidasi. Bahkan kabarnya Jamaah mereka di Lombok sana masih tinggal di barak-barak pengungsian setelah kampung dan rumah mereka luluh lantak dan dibakar massa beberapa tahun yang lalu. Dan mereka pun tak diperbolehkan kembali ke rumah mereka... Mereka terusir di kampung halaman dan negeri mereka sendiri! Simpatiku untuk mereka yang tertindas dan dizalimi di muka bumi...
[http://matakumatamu.multiply.com, 7 Des 2007]Minggu, 30 Maret 2008
Khilafah telah berdiri
oleh sebab itu bersyukurlah kita yang telah menikmati dan menghidmati Islam yang ada jamaah dan khilafahnya . mari kita berjuang menyampaikan kebenaran ini kepada umat manusia dengan cara hikmah dan bijaksana . semoga Allah swt menolong dan memberkati kita amiiin .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar